TV Tuner Buatan Cikarang Kuasai Dunia

lginnotek

TV Tuner Buatan Cikarang Kuasai DuniaSalah satu produk yang dihasilkan LG Innotek di Indonesia
Seoul – Kita mungkin sudah sering mendengar cerita pesimistis dimana Indonesia cuma menjadi tempat jualan vendor global. Namun kali ini cerita berbeda dituliskan dari bisnis TV tuner, dimana perangkat made in Cikarang sukses menguasai dunia.

TV tuner tersebut merupakan buatan LG Innotek Indonesia. Ingat, Anda jangan sampai salah kaprah. Ini bukanlah LG Electronics yang identik sebagai pembuat AC, TV, kulkas dan mesin cuci. Kedua perusahaan sejatinya memiliki hubungan saudara.

Induk usaha mereka sama-sama LG Group, yang memiliki tiga anak usaha utama yaitu: LG Electronics (eksis di bisnis consumer electronics), LG Display (memproduksi panel display) serta LG Innotek.

LG Innotek sendiri banyak bermain dalam bidang produksi komponen elektronik dan memiliki core bisnis LED, elektronik dan komponen otomotif, substrate material (PCB) serta optical bisnis yang meliputi modul kamera.

Di Indonesia, LG Innotek didirikan sejak tahun 2000 di Bekasi, Jawa Barat. Nilai modal awalnya sekitar USD 5 juta dan saat ini sudah memiliki total 2.069 pegawai. Sama seperti sang induk, LG Innotek Indonesia pertama kali memulai bisnisnya dengan memproduksi TV tuner.

Yulian Riatmaji, Team Leader Marketing Team LG Innotek Indonesia mengungkapkan bahwa TV tuner yang diproduksi di pabrik yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat ini menguasai 30% pangsa pasar secara global.
“Setiap bulan kapasitas TV tuner dari LG Innotek Indonesia mencapai 8 juta unit, jadi setahun berada di angka 96-100 juta unit. TV Tuner itu gampangnya disebut sebagai colokan antena, tapi ini menentukan teknologi ke depannya,” papar Yulian, di sela kunjungan ke Pusat Riset dan Pengembangan LG Innotek di kota Ahsan, Korea Selatan.

TV tuner yang diproduksi LG Innotek Indonesia di Cikarang sudah hampir mandiri, dalam arti nyaris 90% mulai dari ketersediaan perangkat sampai prosesnya dibuat secara lokal. “Paling hanya 10% yang masih diimpor, seperti IC yang masih sulit dicari di Indonesia. Jadi masih kita impor dari China,” kata Yulian.

TV Tuner buatan LG Innotek Indonesia selanjutnya bakal didistribusikan ke para vendor pembuat TV, mayoritas diekspor ke negara lain seperti India, Vietnam, China, Korea Selatan, Amerika Serikat serta Polandia.

“Pabrik TV di Korea juga ambil TV tunernya dari Indonesia. Sementara kebutuhan TV tuner dunia setiap tahunnya hampir 300 juta unit. Nah, LG Innotek bisa survive karena memproduksi perangkat yang juga support ke vendor lain,” Yulian menjelaskan.

Harga per unit TV tuner sendiri dikatakan Yulian di kisaran USD 2-3. Dan dalam waktu setahun, LG Innotek Indonesia kira-kira bisa mengukir nilai penjualan sampai USD 200 juta.

TV tuner memang masih menjadi bisnis utama LG Innotek Indonesia. Sedangkan di urutan berikutnya ada modul WiFi dan modul bluetooth yang juga menjadi andalan dan kencang dari sisi ekspor.

“Untuk modul WiFi kita ekspor ke Turki. Produk LG Innotek di Indonesia ada empat: TV tuner, modul WiFi untuk diaplikasi ke smart TV, modul bluetooth untuk pengatur suara di home theatre dan terakhir MiFi,” Yulian melanjutkan.

MiFi besutan LG Innotek sendiri saat ini sedang memulai partnership dengan Smartfren. Di tahap pertama ada 200 ribu unit yang sudah dipasok dari LG Innotek ke Smartfren. Selanjutnya, kedua belah pihak masih dalam pembicaraan untuk menghadirkan MiFi Andromax di tahap dua yang sudah dibekali Cat6 untuk mendukung carrier aggregation.

sumber: http://inet.detik.com/read/2015/10/08/074251/3038998/319/tv-tuner-buatan-cikarang-kuasai-dunia?i991101105

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Need Help? Chat with us
%d blogger menyukai ini: